top of page
Search

Virtual Band G.A.T.E Sebar Vibe Positif Lewat Single ke-2 “One Step at a Time”

  • Writer: burn the leaf
    burn the leaf
  • Nov 29, 2023
  • 2 min read

Updated: Nov 30, 2023



Band virtual asal Indonesia, G.A.T.E yang terdiri dari Junior atau Juno Chapel (gitaris), Hana Takahashi (drummer), dan Benjamin Waller (bassis) kembali menyapa kancah musik dengan lagu terbaru berjudul “One Step at a Time”. Lagu yang diciptakan oleh Ben dan ditulis bersama Julien Fujiwara dan Claire de Lune ini bercerita tentang berbagai jalan hidup dan pilihan yang harus kita hadapi semasa hidup terkadang bertolak belakang dengan kehendak dan impian kita.


Namun, terkadang jalan hidup yang tidak sesuai ini justru mendatangkan berbagai kebaikan dan kebahagiaan yang tidak disangka sebelumnya. Vokal Juno yang manis ditambah backing vocal dari Ben dan Hana dibalut dengan irama alternative pop mid-tempo dan melodi yang easy listening, menjadikan “One Step at a Time” lagu yang menebarkan aura positif dari awal hingga akhir.





Terdengar ceria, lagu ini nyatanya banyak tersirat pesan-pesan dari pengalaman hidup Ben yang dahulu pernah tergabung dalam sebuah band bersama sang kakak Sena, sebelum ia harus melanjutkan pendidikan ke luar negeri. “Waktu Sena ke Aussie, gue akhirnya terpaksa rehat ngeband sampai ketemu sosok Juno dan Hana sekarang ini. Makanya, walau rasanya susah untuk memulai lagi, tapi gue yakin kalau apa yang dijalani sekarang akan membawa dirinya ke petualangan yang unexpected,” cerita Ben.


Berbekal pengalaman hidup ini, Ben mengajak serta Julien Fujiwara dan Claire de Lune yang

merupakan teman kuliahnya untuk menyumbangkan lirik dalam penulisan lagu. Tak terhitung

banyaknya bar, café, dan tempat nongkrong yang menjadi saksi bisu lika-liku hidup mereka bertiga yang menjadi semangat serta inspirasi Ben menciptakan “One Step at a Time”. Juno dan Hana yang mendengar materi ini untuk pertama kali dari sang basis cukup terkejut karena ada sisi melankolis yang muncul dari Uncle Ben yang selama ini dikenal iseng, playful, dan sporadis. “Tentunya kita excited banget, setelah dengerin draftnya menurut kita ini adalah pesan yang worth it banget untuk disebar ke pendengar kita,” imbuh Juno dan Hana.


Tidak lupa Uncle Ben yang jago memasak mengibaratkan lagu ini layaknya nasi goreng gila

yang berisikan banyak elemen kecil yang saling melengkapi dan membuat pengalaman

menyantapnya makin menyenangkan. Ia percaya bahwa rintangan itu tuh proses yang

mengantarkan kita ke berbagai kebahagiaan yang manusia alami. Filosofi ini pula yang ditangkap Sahid Permana dan Rezza Rainaldy selaku designer cover sampul single terbaru G.A.T.E yang menggambarkan masing-masing personel di elemen masing-masing dengan warna yang cenderung monotone. “Pemilihan tone warna lain menandakan kalau hidup itu tidak melulu berwarna, acapkali monoton, tapi bukan berarti kestagnanan adalah sebuah hal yang buruk. Justru kadang dibutuhkan untuk refleksi sebagai bekal melangkah ke depannya,” jelas Sahid Permana tentang artwork tersebut.


Melalui perilisan lagu kedua kali ini, G.A.T.E berharap bisa berinteraksi lebih dengan para

pendengar yang sudah menunjukkan antusiasme luar biasa sejak debut mereka lewat “Giants

Among The Elders”. Diiringi perasaan excited dan sedikit anxious, G.A.T.E menambahkan, “Kita mau denger dari pendengar kita kali ini, penasaran aja sih what's their take on the song dan bagaimana mereka akan do things differently. Kita semua kan juga masih belajar hehe, jadi akan menjadi opportunity yang berharga banget juga untuk kita bisa denger karya-karya pendengar kita.” Selaras dengan asa agar dapat diterima dengan baik oleh pendengar, “One Step at a Time” telah resmi dirilis pada tanggal 10 November 2023 via Sun Eater di berbagai layanan streaming digital.




 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter

Burntheleaf Records adalah sebuah platform yang berkomitmen untuk mendukung dan mempromosikan seniman lokal. Dengan visi menyediakan ruang bagi seniman lokal untuk membagikan karya terbaru mereka, platform ini mendorong ekspresi kreatif yang bebas dan memungkinkan seniman untuk meraih pengakuan yang lebih luas dari khalayak.

Misi Burntheleaf Records adalah melakukan pengarsipan karya musisi lokal. Melalui upaya ini, mereka memastikan bahwa warisan seni para musisi terpelihara dengan baik dan dapat diakses oleh publik untuk dinikmati dan dihargai selama bertahun-tahun yang akan datang. Dengan demikian, Burntheleaf Records tidak hanya menjadi tempat bagi seniman untuk mengembangkan karir mereka, tetapi juga menjadi wadah yang penting untuk melestarikan dan menyebarkan karya seni lokal yang bernilai.

©2020 by Burntheleaf Records

bottom of page